11/9/10

5 Pengusaha Indonesia Masuk Orang Kaya Dunia

Kelimanya Michael Hartono, Budi Hartono, Sukanto Tanoto, Martua Sitorus dan Peter Sondakh.



Lima orang pengusaha Indonesia masuk daftar orang kaya  di dunia. Kelimanya adalah Michael Hartono, R Budi Hartono, Sukanto Tanoto, Martua Sitorus, dan Peter Sondakh.

Dalam daftar 1.000 Orang Terkaya Dunia 2009 yang ditelusuri dari laman Majalah Forbes, Kamis 12 Maret 2009, Michael Hartono (69) dan R Budi Hartono (68) sama-sama bertengger di posisi 430 orang kaya dunia. Kakak beradik pemilik perusahaan rokok, PT Djarum, ini masing-masing memiliki kekayaan sebanyak US$ 1,7 miliar.

Keduanya juga tercatat sebagai pemilik 50 persen saham Bank Central Asia. Tidak hanya itu, mereka juga memegang saham di sejumlah perusahaan properti, seperti pusat perbelanjaan mewah, apartemen, perkantoran dan hotel di Grand Indonesia.

Orang kaya Indonesia lain yang masuk jajaran top terkaya dunia adalah Sukanto Tanoto (56), pemilik perusahaan Raja Garuda Mas  International yang berdomisili di Singapura. Ia tercatat di peringkat 450 dengan harta kekayaan sebanyak US$ 1,6 miliar. Usahanya banyak bergerak di bidang agrikultur.

Sementara Martu Sitorus berada di peringkat 522 orang kaya dunia dengan jumlah kekayaan US$ 1,4 miliar. Pria berusia 49 tahun ini mengurusi bisnis di bidang agrikultur, khususnya kelapa sawit dan kini tinggal di Singapura. Perkebunan pertama dibelinya pada 1994. Setelah bergabung dengan Wilmar International pada 2007 lalu, bisnisnya berkembang dan menjadi salah satu produsen minyak sawit dan minyak goreng terbesar di Asia.

Orang Indonesia lainnya yang masuk daftar Forbes adalah Peter Sondakh. Ia duduk di peringkat 701 dengan harta kekayaan sebanyak US$ 1 miliar. Pria 57 tahun ini menggeluti usaha di sektor telekomunikasi, retail dan hotel di bawah bendera Rajawali Group.

Peter adalah pemilik salah satu operator taksi terbesar, yakni Express Taxi. Pada 2007, ia menjual saham di Excelcomindo Pratama senilai lebih dari US$ 400 juta. Ia juga meneken kesepakatan dengan pemerintah Kamboja untuk mengembangkan maskapai penerbangan nasional di sana. September lalu, raja rokok Bentoel ini membuka Hotel St Regis di Bali. Ia juga memiliki rumah mewah di Beverly Hills.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment